cinta tidak pernah berhasrat selain pemenuhan dirinya
namun jika engkau mencinta dan harus memiliki hasrat
biarlah ini yang menjadi hasratmu
melebur diri dan menjadi anak sungai yang mengalir
melantunkan nyanyian ke peraduan malam
mengetahui sakitnya rasa kelembutan
terluka oleh pemahamanmu sendiri tentang cinta
berdarah dengan ikhlas penuh sukacita
terbangun di saat fajar dengan hati bersayap dan
menghaturkan puji syukur untuk hari-hari yang penuh cinta
beristirahat di terik siang
dan merenungkan puncak-puncak cinta
pulang di petang hari dengan syukur sepenuh hati
beranjak tidur dengan sepotong doa
untuk yang tercinta di dalam hatimu
dan sebait lagu pujian di bibirmu
( Kahlil Gibran )

0 Comments:
Post a Comment
<< Home